Guru MTSN Air Balam Diduga Cukur Rambut Siswa Asal-asalan, Wali Murid Keberatan

banner 468x60

PASAMAN BARAT || Seorang guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Air Balam (MTsN 6 Pasaman Barat), Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat berinisial (RD) kembali menjadi sorotan. Ia diduga melakukan penghukuman dengan mencukur rambut beberapa orang siswa secara asal-asalan, (10/9).

Hal tersebut terungkap setelah salah seorang wali murid berinisial (EI), warga Jorong Air Balam, menyampaikan keberatannya kepada awak media.

“Kami sangat keberatan anak kami diperlakukan tidak manusiawi, dicukur asal-asalan, tanpa memperhatikan aspek dampak psikologis anak yang ditimbulkan akibat hukuman yang dilakukan RD,” ujar (EI).

Ia menambahkan, tujuan orang tua menyekolahkan anak di MTsN Air Balam agar anak menjadi lebih baik, bukan diperlakukan seperti demikian. “Tutup,” kata EI.

Tokoh Pemuda Sayangkan Kejadian Berulang

Senada, tokoh pemuda setempat (AL) menyayangkan kejadian di satuan pendidikan berbasis agama Islam di Bumi Tuah Basamo, Pasaman Barat.

“Ya kita sangat menyayangkan kejadian pencukuran di MTsN Air Balam. Hal ini tidak bisa ditolerir, karena tahun-tahun sebelumnya diketahui pernah kejadian pemukulan terhadap siswa di sekolah itu,” katanya.

Ia berharap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasaman Barat dapat menindaklanjuti kasus ini. “Agar satuan pendidik di MTsN tersebut bisa lebih mengerti tugas dan tanggung jawab seorang guru,” tutupnya.

*Diduga 15 Siswa Jadi Korban*

Berdasarkan penelusuran awak media, sekitar 15 orang siswa mendapat perlakuan serupa dari RD.

Sampai berita ini ditulis, media akan melakukan upaya konfirmasi kepada pihak terkait, yakni Kepala MTsN Air Balam dan pihak Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

(Tim)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60