Koto Balingka | Masyarakat Jorong Rura Patontang Kecamatan Koto Balingka Pasaman Barat, sedikit merasa lega karena TNI Ad telah rampung menyelesaikan pembangunan jembatan Aramco yang menghubungkan Jorong tersebut dengan daerah luar.
Hal tersebut diungkapkan Izal salah seorang warga Rura Patontang ” warga mengucapkan terimakasih atas telah dibangunnya sebuah jembatan sebagai akses untuk menghubungkan kami dari daerah luar, katanya.
Dia menambahkan, ini menjadi langkah awal untuk Jorong Rura Patontang keluar dari jembakan keterisoliran, kami berharap pembangunan tidak hanya sampai tahap ini saja perlu langkah lebih lanjut agar kami benar benar mereka, tambahnya.
Diketahui peresmian jembatan Aramco tersebut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0305 Pasaman Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya, Bupati Pasaman Barat Yulianto SH yang didampingi sejumlah Kepala OPD Pasaman Barat.
Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui satuan tugas darurat jembatan dalam rangka membangun 300.000 jembatan di pelosok nusantara. Program ini bertujuan membuka akses wilayah terisolasi serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
“Jembatan ini dibangun berdasarkan hasil survei lapangan yang ditindaklanjuti melalui usulan pemerintah daerah bersama TNI, kemudian direspons oleh Sekretariat Negara dengan dukungan bantuan jembatan Aramco,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pembangunan dilakukan secara terpadu oleh jajaran Kodim 0305 Pasaman, mulai dari pematangan lahan hingga perakitan dan pemasangan konstruksi, dengan dukungan penuh dari Markas Besar Angkatan Darat.
“TNI bersama pemerintah daerah dan Forkopimda terus bersinergi dalam percepatan pelaksanaan instruksi Presiden, khususnya pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Yulianto menegaskan bahwa infrastruktur jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, khususnya di wilayah Rura Patontang yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran TNI, serta seluruh pihak yang terlibat sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini sangat dirasakan manfaatnya. Akses yang sebelumnya sulit kini menjadi lebih terbuka sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yulianto menyebutkan pemerintah daerah akan terus mengajukan pembangunan infrastruktur serupa ke pemerintah pusat, termasuk jembatan tipe Aramco, Bailey, maupun beton, guna memperluas konektivitas antarwilayah di Pasaman Barat. Dengan rampungnya jembatan sepanjang 10 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman 4 meter tersebut, akses penghubung antara Pegambiran dan Rura Patontang kini semakin terbuka serta menjadi solusi atas kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat setempat.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Difia, Plt Kepala Dinas Kominfo Muharram, Plt Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Sekretaris BPBD Refi Putra, Kabid IKP Yudhinal Reviola, jajaran Koramil, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.










