Konflik Pasca Laga Semifinal IPPD Cup II Kubangan Tompek Diselesaikan Secara Kekeluargaan

banner 468x60

BATAHAN, Andalas Raya News – Perselisihan yang terjadi pasca pertandingan semifinal turnamen IPPD Cup II di Lapangan Kubangan Tompek, Kecamatan Batahan, telah diselesaikan dengan damai melalui jalur musyawarah yang difasilitasi oleh pihak kepolisian setempat. Laga panas antara Puma FC dan Pasta FC yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Puma FC sempat memicu ketegangan di antara pendukung kedua kubu, lapangan bola Kubangan Tompek, 15 Mei 2026.

Pertandingan berlangsung sangat ketat dan menghadirkan pertukaran serangan yang cepat sejak babak awal. Puma FC sempat unggul lebih dulu 1-0 pada babak pertama, sebelum Pasta FC membalas dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di pertengahan babak kedua. Ketegangan memuncak saat Puma FC berhasil mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir pertandingan. Gol tersebut memicu reaksi emosional pendukung Pasta FC, yang berujung pada keributan dan tindakan tidak terpuji berupa pelemparan kursi kearah wasit yang sempat mengenai kepala wasit pertandingan.

Merespons situasi tersebut, panitia pelaksana segera berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk meredam ketegangan dan mencari solusi terbaik. Ketua IPPD, Geri Buana, menegaskan bahwa insiden tersebut adalah hal yang tidak diinginkan, namun beruntung dapat segera diredam dan diselesaikan dengan baik.

“Kami akui ada kejadian yang kurang menyenangkan saat pertandingan berlangsung. Namun, berkat kerja sama semua pihak, masalah ini tidak berlarut-larut. Kita telah duduk bersama di Kantor Polsek Batahan melibatkan manajemen klub dan pemerintah desa untuk mencari titik temu,” ungkap Geri Buana.

Penyelesaian masalah dilakukan melalui pertemuan mediasi yang dipimpin langsung oleh Kanit Intelkam Polsek Batahan, Aipda Very Duha. Dalam pertemuan tersebut, dihasilkan kesepakatan damai dan penerimaan hasil pertandingan secara dewasa oleh semua pihak.

Aipda Very Duha menjelaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat telah sepakat untuk mengesampingkan perselisihan demi menjaga kerukunan dan ketertiban umum.

“Alhamdulillah, suasana sudah kondusif kembali. Setelah berdiskusi bersama manajemen Puma FC dan Pasta FC, tokoh masyarakat, serta perangkat desa, semua sepakat mengakhiri masalah ini. Pasta FC telah menyatakan sikap besar hati dan menerima hasil pertandingan apa adanya. Tidak ada lagi tuntutan dan semuanya selesai dengan baik,” jelas Aipda Very Duha.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Kubangan Tompek Usnan, Kepala Desa Tabuyung, serta para tokoh masyarakat setempat. Dengan selesainya masalah ini, penyelenggaraan IPPD Cup II Kubangan Tompek dipastikan akan terus berjalan lancar menuju babak final dengan suasana yang aman dan damai.

(Ahmad)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60