Bukittinggi, ARN — PMI Kota Bukittinggi berikan ucapan selamat dan semoga sukses kepada PMI Kota Payakumbuh yang tengah mengadakan Diklatsar yang berlangsung pada 23 Mei hingga 1 Juni 2025 di Markas PMI Kota Payakumbuh.
Kegiatan yang sudah lama direncanakan itu akhirnya terwujud. PMI Kota Bukittinggi turut berpartisipasi sebagai bentuk dukungan moral dengan mengirimkan staf sebagai pendamping materi guna mendukung keberhasilan pelatihan tersebut.
Ketua PMI Kota Bukittinggi, H. Chairunnas melalui Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi, Ahmad Jais yamg juga sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil dari perencanaan panjang yang akhirnya berhasil diwujudkan oleh PMI Kota Payakumbuh yang harus disambut dengan penuh suka cita bersama.
“Sudah lama mereka merencanakan kegiatan ini dan akhirnya terealisasi. Kami dari PMI Kota Bukittinggi mengucapkan selamat kepada PMI Kota Payakumbuh atas terselenggaranya Diklatsar,” ujarnya.
PMI Kota Bukittinggi sangat yakin, bahwasanya Kota Payakumbuh akan melahirkan relawan-relawan yang tangguh dan solid dalam mengemban tugas kemanusiaan, yang ke depannya bisa menjalin kerja sama dengan PMI Kota Bukittinggi dalam berbagai kegiatan sosial.
“Kegiatan kemanusiaan sering kita laksanakan bersama. Maka, sekali lagi kami ucapkan selamat kepada PMI Kota Payakumbuh dan seluruh relawan yang mengikuti Diklatsar. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sesuai harapan kita bersama,” tuturnya.
PMI Kota Bukittinggi juga turut berkontribusi dalam kegiatan ini, baik melalui partisipasi staf maupun pengiriman pemateri. Seorang staf dari bagian Pelayanan Kesejahteraan Sosial (Yankessos), Nurul Hendriani, dikirim mengikuti pelatihan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman staf terhadap tugas dan fungsi PMI di lapangan.
“Dengan mengikuti kelas Diklatsar, staf Yankessos kami, Nurul Hendriani, diharapkan semakin memahami tugas dan tupoksi dalam penanganan kemanusiaan di lapangan,” ujar Ahmad Jais.
Selain itu, dua perwakilan dari PMI Bukittinggi turut mendukung pelaksanaan materi pelatihan. Staf PMI Bukittinggi, Akmal Musyarif, bertugas sebagai pendamping panitia dan turut mendampingi dalam penyampaian materi Pertolongan Pertama (PP). Sementara itu, Ahmad Jais sendiri menyampaikan materi mengenai WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) serta Dapur Umum.
“Materi WASH sangat penting. Ketika terjadi bencana, biasanya sumber air bersih seperti sumur, pipanisasi, dan lainnya akan terkontaminasi. Maka, peserta perlu dibekali dengan kemampuan mengolah air menjadi layak konsumsi, mengelola sampah, serta mengelola limbah manusia, termasuk penyediaan WC darurat bagi masyarakat terdampak,” jelasnya.
Ahmad Jais berharap agar pelatihan ini menjadi awal dari terbentuknya barisan relawan yang siap diterjunkan kapan saja dalam menghadapi kebencanaan, tidak hanya di Payakumbuh, tapi juga di seluruh wilayah Sumatera Barat.
PMI Kota Bukittinggi terus menjaga berkomitmen, memberi dukungan dalam hal pengembangan kapasitas relawan dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan di mana pun
Liputan : Sulthan Indra.










