Batam – Setiap awal bulan suci Ramadhan pada kepemimpinan Walikota Batam sebelumnya seluruh tempat hiburan malam Awal Ramdhan, pertengahan dan akhir Ramdhan biasanya tempat hiburan malam tutup tidak beroperasi sebagai bentuk toleransi sesama umat beragama.
Namun cukup disayangkan pada kepemimpinan Walikota Batam Amsakar Achmad seluruh tempat hiburan malam seperti tempat Judi, Massage, karaoke dan PUB KTV beroperasi, sekalipun sudah ada Surat edaran,seperti pada kepemimpinan Walikota sebelumnya.
Hasil temuan media dilapangan usaha hiburan malam di Batam tetap beroperasi sebagai mana biasanya, tanpa ada pengawasan dari instansi terkait.Berdasarkan surat edaran yang di tanda tangani bersama unsur Forkompinda Batam yaitu Ketua DPRD, Walikota, Kapolresta Barelang dan Dandim 0316 Batam untuk tempat hiburan malam di kota Batam.
Awal bulan Ramadhan tutup 3 hari, Pertengahan Ramdhan tutup 3hari dan akhir Ramdhan tutup 3hari, ternyata secara diem diem pengusaha di Batam tidak mengindahkan surat edaran tersebut.Judi Jekpot tetap beroperasi, PUB KTV, Massage beroperasi dengan cara mematikan lampu dan mengosongkan parkiran seakan tidak ada kegiatan.
Ismail Ratusimbangan Ketum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri kepada media mengatakan, cukup disayangkan seakan Surat edaran yang di tanda tangani oleh Forkompinda Batam tidak ada harganya, di mata pengusaha, namun pejabat yang bertanda tangan tidak melakukan tindakan, tentu nya wajar ujar Ismail, sambil tersenyum inikan kamuflase, seharusnya sekalipun mereka kenal dengan pengusaha atau berteman aturan harus di tegakkan, dengan demikian publik semakin heran dengan tidak tegas Forkompinda Batam, seperti Walikota Batam,DPRD Batam, Kapolresta Barelang dan Dandim 0316.
Lanjut Ismail, selama satu tahun terdapat 12 bulan, masak hanya 9 hari pengusaha masih tidak patuh, apalagi menyangkut hari besar keagamaan, jujur saja saya tidak habis pikir jika Forkompinda Batam tidak tegas sudah di luar nalar akal sehat.
Kepala Dinas Pariwisata Ardiwinata saat dikonfirmasi masih beroperasinya tempat hiburan malam dan apa tindakan belum menjawab.










