ORANG TUA SISWA RESAH, BANYAK GURU SD NEGERI 100215 MOSA JULU TIDAK MASUK, SISWA KOCAR-KACIR.
• Ketua Komite : Sekolah Diduga Kuat Tidak Tranfaran Soal Dana BOS.
Tapanuli Selatan, andalasrayanews.com – Kades Mosa Julu Iran Soleh Harahap, S.H ., menuturkan sesuai dengan Informasi dari masyarakat atau Orang tua siswa sudah sudah banyak yang muak soal Perlakuan Kepala Sekolah SD Negeri 100215 Persiapan Mosa Julu yang mana Guru banyak yang tidak masuk, sehingga siswa banyak yang tidak melaksanakan Proses belajar-Mengajar di Ruang kelas, sehingga wajarlah kepala Sekolah ini dipindahkantugaskan dari SD Negeri 100215 Persiapan Mosa Julu.
Sementara itu seperti yang disampaikan oleh Suten Siregar selaku ketua Komite Sekolah Untuk mewujudkan Proses Belajar-Mengajar ( PBM ) di Sekolah, maka Prasarana- dan Sarana Sekolah itu harus bagus, seperti Ruang Belajar, sehingga Proses PBM tersebut merasa nyaman dan Lancar, Terang Pak Suten Regar selaku Ketua Komite Sekolah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Sebenarnya Kepala Sekolah lama Pak Sian Siregar itu jauh lebih baik dari pada Pak Suropati Siregar (Kepala SD Negeri 100215 Mosa Julu), karena Komite Sekolah difungsikan, sementara Pak Suropati tidak DIFUNGSIKAN, bahkan Saya yakin Tanda Tangan saya pun diduga kuat Telah DIPALSUKAN, papan Informasi Penggunaan Dana BOS pun tidak di Tulis, sehingga Kepala Sekolah Tidak Transfaran dalam Penggunaan Dana BOS. Kemudian Pembangunan Jembatan menuju Sekolah itu sudah dianggarkan dananya, namun tidak kunjung diperbaiki, tegas Ketua Komite pada Wartawan.
Tanda tangan Raport Siswa pun ada dugaan kuat bukan kepala Sekolah yang menanda-tangani, namun dibuat Anaknya sendiri yang diangkat sebagai OPERATOR Sekolah SD Negeri 100215 Persiapan Mosa Julu, Kec. Angkola SelatanTapanuli Selatan.
Lokasi Sekolah SD Negeri 100215 Mosa Julu sangatlah jauh dari Ibukota Kab. Tapanuli Selatan di Sipirok sekitar 60 Km, sehingga Wartawan maupun NGO jarang berkunjung ke Mosa Julu, karena berada di kawasan Hutan, mau tak mau beberapa kali Kepala Sekolah ditempatkan di Sekolah tersebut tidak menutup kemungkinan (diduga kuat) gemar untuk “meng-OLAH Anggaran Dana BOS” , bahkan sejumlah guru pun ada yang jarang masuk sekolah , akibatnya Banyak siswa yang tidak belajar di Sekolah Induk Dusun Mosa Julu, Kec. Angkola Selatan, Kab. Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Hasil Monitoring dan Liputan beberapa Wartawan yang tergabung di dalam TIM PERS TABAGSEL , banyak ditemukan kejanggalan di dalam Penggunaan Dana BOS sebelum TA. 2025, seperti : Biaya Perawatan Sekolah seperti Pengecatan Sekolah, Jendela Ruang belajar Muka belakang sekitar 90 persen Pecah dan tidak diperbaiki, Daun Pintu , banyak yang rusak, sementara Dana BOS untuk Perawatan Sekolah telah dianggarkan, demikian disampaikan U. Nauli R H, S.H didampingi Mhd. Nasir Dongoran.
Untuk mewujudkan Proses Belajar-Mengajar ( PBM ) di Sekolah, maka Prasarana- dan Sarana Sekolah itu harus bagus, seperti Ruang Belajar, sehingga Proses PBM tersebut merasa nyaman dan Lancar, Terang Pak Suten Regar selaku Ketua Komite Sekolah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Sebenarnya Kepala Sekolah lama Pak Sian Siregar itu jauh lebih baik dari pada Pak Suropati Siregar (Kepala SD Negeri 100215 Mosa Julu), karena Komite Sekolah difungsikan, sementara Pak Suropati tidak DIFUNGSIKAN, Saya yakin Tanda Tangan saya pun diduga kuat Telah DIPALSUKAN, papan Informasi Penggunaan Dana BOS pun tidak di Tulis, sehingga Kepala Sekolah Tidak Transfaran dalam Penggunaan Dana BOS. Kemudian Pembangunan Jembatan menuju Sekolah itu sudah dianggarkan dananya, namun tidak kunjung diperbaiki, tegas Ketua Komite pada Wartawan.
Kemudian bila dilihat dari Absen kehadiran guru, ada guru yang bernama AHMAD FAUZI TANJUNG warga Sigalangan sudah lama tidak masuk kerja dengan alasan sedang Tugas Luar untuk Pendamping Siswa, tegas Pak Regar dan Ibu Ritonga.
Pak Suropati Siregar selaku Kepala Sekolah 100215 Persiapan Mosa Julu saat dikonfirmasi lewat Surat tidak dibalas, bahkan dengan Catingan WA dengan Nomor atau SMS pun tidak dibalas. ( Uba H. )










