Banyaknya Oknum Mengatasnamakan Wartawan Dan LSM Membuat Kasek Dan Kades Resah

banner 468x60

 

MADINA, Andalas Raya News – Banyaknya oknum yang mengatas namakan wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membuat Kepala Desa (kades) dan Kepala Sekolah (Kasek) di Pantai Barat resah, hal nya oknum tersebut sering dengan menggunakan sebuah surat investigasi dan Kartu Pers/LSM untuk menakut-nakuti Kades dan Kasek.

Kedatangan oknum yang silih berganti membuat Kades dan Kasek kebingungan. Alih-alih datang bersilaturahmi dan konfirmasi surat temuan, ujung-ujungnya mintak uang minyak ataupun menekankan angka-angaka tersebut, Tidak jarang bila Kades dan Kasek memberikan uang minyak dengan angka kecil nada pengancaman mulai terlihat, bahkan dari beberapa oknum yang datang juga ada yang mengatas namakan tim investigasi dari Provinsi bahkan ada yang menyebutkan dari Pusat.

Dengan bermodalkan kartu Pers tidak jarang pula para oknum tersebut membawakan undang-undang tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) untuk menjumpai kades dan kasek diluar jam kerja yakni pada malam hari, selain itu juga tidak jarang para oknum tersebut minta kirimkan uang yang melalui rekening yang ia kirim lewat pesan whatsapp

Kemudian bila kades maupun kasek bebicara agak bernada maka para oknum tersebut menyebutkan pengancaman kepada LSM maupun Pers. Sementara kedatangan oknum-oknum tersebut melebihi tim inspektorat dan APH.

seperti hari ini 29/08/2024 salah satu sekolah meminta awak media G.I.news segera datang karena adanya dua orang yang mengaku sebagai dari LSM dan Wartawan karena adanya penyalah gunaan Dana BOS

Akhirnya oknum yang mengaku dari media dan lsm media ditemui oleh Ketua FJA AFNAN LUBIS. SH dikantin sekolah perbincangan pihak kepala sekolah yang juga disaksikan oleh 2 awak media lokal clear karena semua terbantahkan,

Belum lagi selesai tiba tiba datang lagi 2 wartawan yang memaksa kepala sekolah untuk berbicara empat mata namun ditolak agar bisa berbicara disini aja (kantin) akhirnya kepala sekolah tersebut menghardik oknum tsb, ada apa mau bicara empat mata keruang saya, bisa sampaikan disini saja sekali lagi tegas kepala tsb

Melihat kondisi seperti ini beberapa kepala desa pernah berharap agar media lokal yang telah lama bermitra dapat membantu untuk mengatasinya sebab kepala desa kadang lagi ada masalah pribadi atau dalam kondisi lelah datang oknum LSM bak tim Audit atau bagaikan jaksa yang akan berikan hukuman, mereka serba salah (Kades/Kasek) bila tak dilayani dikatakan alergi dengan Lsm atau wartawan,

Kepada rekanan dari media lokal yang berada di Batahan/Sununukan agar hendaknya dapat berikan pencerahan pada teman pers atau yang datang dari luar, karena kita sudah cukup lama bermitra,

Salah seorang Kepala Desa menyampaikan pada rekan Media atau Lsm yang selalu berkunjung ke Desa kami datanglah bawa cerita dan kembali bawa berita, karena kami juga butuh publikasi kami tidak alergi dengan wartawan atau lsm, apalagi daerah kami sangat banyak untuk di publikasikan baik Infrastruktur atau sekolah.

Kepada pihak Polres,Kacabjari jangan asal tampung pengaduan dari oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, dan jika tidak terbukti oknum tersebut jangan pula dilepas bebas karena kalimat “INDIKASI” beri efek jera agar yang lain tak lakukan hal yang sama terulang,

(MAD)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60