Anggota DPR-RI Ade Rezki Pratama Beserta BKKBN Sosialisasi Pencegahan Stunting Di Kab, Agam

banner 468x60

 

 

Agam, Andalas Raya News| Dalam rangka menekan angka stunting di Sumatera Barat terkhusus Kab Agam, DPR RI menggandeng BKKBN (Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) untuk melakukan kegiatan Sosialisasi Advokasi dan KIE Penurunan Stunting di Sumatera Barat. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Wali Nagari Sungai Pua Kec. Sungai Pua Kab. Agam pada Jumat (28/7).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ade Rezki Pratama anggota Komisi IX DPR RI dan Fatmawati Kepala BKKBN perwakilan Sumatera Barat dan Bupati Agam, Andri Warman.

Dalam kegiatan ini Ade Rezki Pratama menyampaikan bahwa penurunan angka stunting merupakan tanggung jawab bersama.

“Stunting saat ini menjadi persoalan nasional, tidak saja di Sumbar. Karena itu diperlukan kerja sama dari berbagai lini guna penanganannya. Mulai dari masyarakat, pemerintahan dan legislatif. Ini penting untuk menyongsong bonus demografi. Jangan sampai generasi emas kita nanti menjadi generasi yang stunting, salah satu cara untuk meminimalisir stunting adalah dengan perencanaan yang matang dalam pernikahan dan kehamilan”. Ucapnya

“Perencanaan pernikahan dan kehamilan menjadi salah satu cara untuk menekan angka stunting. Kita menghimbau kepada semua pasangan yang akan menikah untuk mengikuti semua proses bimbingan, baik dari KUA dan Puskesmas. Dengan begitu calon pasangan akan mendapatkan edukasi yang tepat dan sesuai untuk memastikan stunting bisa ditekan,” ujarnya.

Ia juga menghimbau untuk setiap keluarga, lebih memperhatikan rencana kehamilan, untuk memastikan nantinya anak dalam keluarga tersebut mendapatkan nutrisi yang baik.

“Perencanaan dalam kehamilan dan jumlah anak menjadi sangat penting. Salah satu cara meminimalisir stunting tentunya dengan memperhatikan kehamilan. Dalam hal ini perlu diperhatikan untuk jangan hamil dalam usia yang terlalu muda, mengatur jarak kehamilan, mengatur jumlah kehamilan dan disarankan untuk tidak hamil di usia yang terlalu tua,” ucapnya.

Sementara itu Fatmawati Kepala BKKBN perwakilan Sumatera Barat menyatakan bahwa angka stunting di Kab. Agam cukup tinggi,

“Saat ini Kab.Agam menjadi salah satu penyumbang angka stunting di Sumatera Barat. Saat ini, satu dari empat anak di Kab. Agam terindikasi mengalami stunting,” ucapnya.

Bupati Agam, Andri Warman yang turut menghadiri acara sosialisasi ini menyatakan harapannya dengan kesadaran dan upaya bersama masalah stunting di Kab.Agam bisa ditangani.

“Mudah-mudahan kedepannya, stunting dapat kita atasi. Masyarakat maju, makmur dan semakin sehat. Dengan begitu kita bisa menyongsong bonus demografi dengan anak-anak yang terbebas dari stunting,” ucapnya.

Liputan : Sulthan Indra/Ryan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60